Polri: Situasi Keamanan DKI Jakarta Rawan


Muslim Bersatu - Kepolisian RI menetapkan 90 persen lebih dari seluruh daerah yang melaksanakan Pilkada masuk kategori rawan 1 dan rawan 2.

Dari awal Polri memetakan beberapa daerah yang dianggap rawan. Ada 21 Polda rawan 1, dan sembilan Polda rawan 2," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, dalam diskusi "Bersatu Dalam Pilkada" di Cikini, Jakarta, Sabtu (11/2).

Penetapan kategori itu berdasarkan sejumlah indikator. Mulai dari kesiapan daerah, logistik, Linmas, penentuan TPS, sejarah konflik di daerah bersangkutan, potensi konflik parpol, karakteristik masyarakat yang masih tidak peduli atau sangat peduli, sengketa batas wilayah calon dan masih beberapa lainnya.

Untuk DKI Jakarta, Polri menetapkan ibu kota negara ini masuk kategori rawan 1, karena hanya memenuhi empat indikator yang mesti diwaspadai. Sedangkan daerah yang berstatus rawan 2 memenuhi sembilan indikator yang diwaspadai.

"Pada hari tertentu bisa kita nyatakan semakin kondusif. DKI ini kita anggap rawan, tapi rawan biasa. Dalam prosesnya bisa sangat tidak kondusif. DKI rawan 1," jelas Rikwanto.  [rml]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Buka komentar
Tutup komentar

Belum ada Komentar untuk "Polri: Situasi Keamanan DKI Jakarta Rawan"

Posting Komentar

Subcribe

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel